Ada Suara Ledakan dari Ruang Server di Kantor Dukcapil yang Terbakar, Berkas Aman?

  • Whatsapp
Petugas PBK Kota Palembang berhasil memadamkan api di lantai dua Kantor Dukcapil Palembang. Petugas juga sudah melakukan pendinginan. Foto : edho/sumeks.co

 PALEMBANG – Setelah dua jam lebih, petugas PBK Kota Palembang berhasil memadamkan api di lantai dua Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang, Jl Demang Lebar Daun, Kelurahan Demang, Kecamatan IB I, Palembang, yang terbakar Rabu (17/11) sore.

Dari pantauan SUMEKS.CO di lokasi kejadian, sekitar dua jam petugas PBK berjibaku memadamkan api yang terus membesar dari lantai. Sejumlah petugas terpaksa memecahkan kaca ruangan agar bisa memasukan selang air dari mobil PBK.

Hingga saat ini, pihak Dinas Dukcapil Kota Palembang belum bisa memberikan keterangan resmi terkait asal api yang menghanguskan sejumlah ruangan di lantai dua tersebut.

Dewi Isnaini, Kepala Dinas Dukcapil Kota Palembang saat dikonfirmasi membenarkan dugaan api berasal dari lantai dua. Namun dirinya tidak bisa memastikan titik api berasal dari ruang mana.

“Kita masih menduga berasal dari ruangan server, tetapi kita masih menduga dan belum bisa memastikan. Saya tidak bisa menyimpulkan karena kami hanya mendengar suara ledakan, apakah dari ruangan server atau tidak,” terang Dewi kepada wartawan.

Dikatakan Dewi, ruangan server berdampingan dengan ruangan lainnya. Untuk berkas dan data ada di server. “Kalau data yang ada di server itu penting tetapi semuanya kan terpusat,” ungkapnya.

Dirinya juga memastikan tidak ada berkas Dukcapil yang ikut terbakar. Untuk perawatan di ruangan server, diakui Dewi juga memenuhi standar.

“Perawatan ruangan server sudah ada standarnya, speerti harus dingin dan lain sebagainya. Sekali lagi, saya tidak melihat dan hanya bisa mendengar suara ledakan saja. Tidak ada korban dari kejadian ini. Kami bisa berharap tidak ada data yang hilang,” tandasnya.

Sementara, Decki L Tatung, Kepala Dinas PBK Kota Palembang mengaku untuk memadamkan api menurunkan seluruh armadanya yang ada.

“Seluruh unit kita turunkan tetapi kita belum mengetahui asal api berasal dari mana. Kejadian sendiri sekitar pukul 16.00 WIB. Yang dipadamkan di lantai dua, sekitar dua jam api berhasil diamankan dan saat ini sudah pendinginan dan tidak ada korban,” kata Decki.(dho)

Pos terkait