Delapan Tersangka Baru Pengeroyokan Beny

  • Whatsapp
Pelaku pengeroyokan terhadap Beny (42), warga Desa Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, yang tewas di sel tahanan Polres OKI, bertambah delapan orang. Foto : Nisa Sumeks.co

KAYUAGUNG –  Pelaku pengeroyokan terhadap Beny (42), warga Desa Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, jadi 20 orang. Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Senin (30/8) menetapkan delapan tersangka baru dalam kasus pengeroyokan yang terjadi 4 Agustus lalu itu.

Kapolres OKI AKBP Diliyanto SH SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Septa Eka Yanto MSi mengatakan, mereka yang ditetapkan sebagai tersangka baru yakni Nurul Arifin, Adi Candra, Andri Agus Sumantri, Jauhari, Wagiman, Dipo, Anex dan Fete Alias Subur.

Bacaan Lainnya

“Kami masih lakukan penyelidikan pengembangan karena bisa jadi ada penambahan tersangka baru. Dalam kasus ini kami akan transparan,” katanya.

Pengeroyokan berawal korban masuk sel tahanan  Polres OKI pada (4/8) pukul 20.30 WIB karena kasus Narkoba. Korban dimasukkan dalam sel No 02 lalu tersangka Anex menyuruh tersangka lainnya melakukan kekerasan terhadap korban dengan upah rokok. Dimana korban disuruh tersangka Pete alias Subur  berjalan jongkok dan menyuruh tahanan tiap-tiap sel untuk keluar sebagai perwakilan dan berdiri didepan masing-masing kamar.

Selanjutnya korban disuruh berkeliling kamar sebanyak lima putaran, pada saat berjalan jongkok itulah korban dianiaya tahanan secara bersama-sama lalu dipindahkan ke sel Nomor 05 dan juga dianiaya hingga pukul 03.30 WIB akhirnya korban meninggal dunia di rumah sakit.

Tersangka dalam kasus ini memiliki peran masing-masing. Ada yang memprovokasi yang dilakukan Pete alias Subur  memukul, menendang memegang tangan korban sehingga korban mengalami luka hingga dipindahkan ke sel tahanan lain. Untuk empat pelaku lainnya sudah dibawake Lapas Kayuagung.

Mengantisipasi terulang kejadian serupa, Polres OKI menambah personil yang piket dan   mengurangi 40  tahanan ke Lapas Kelas IIB Kayuagung. Karena adanya prosedur Covid-19 dilakukan secara bertahap.

“Dua atau tiga hari kedepan akan dikirim lagi ke Lapas sehingga jumlah tahanan yang ada disini menjadi 100 orang,” beber Kapolres OKI.

Sementara petugas sudah dilakukan pemeriksaan serta penegakan disiplin agar kejadian karena kelalaian ini tidak lgi terjadi. Para tersangka seakan dikenakan Pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP atau Pasal 170 ayat (1) KUHP.(uni/sumeks.co)

Pos terkait