FIFA Respon Protes Afrika Selatan yang Tersingkir di Kualifikasi Piala Dunia 2022

  • Whatsapp
piala dunia 2022
Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Ghana vs Afrika Selatan, Minggu (15/11/2021) dini hari WIB. Ft/laman bbc news

JAKARTA – Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) merespon protes Afrika Selatan setelah tim berjuluk Bafana-Bafana itu tersingkir di babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022.

Afrika Selatan dipastikan gagal melaju ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika, setelah kalah 0-1 dari Ghana pada laga pamungkas Grup G.

Pada pertandingan Minggu (15/11/2021) dini hari WIB, Afsel menelan kekalahan gara-gara penalti kontroversial Andrew Ayew.

Usai pertandingan itu, Persatuan Sepakbola Afrika Selatan (SAFA) mengadukan wasit yang memimpin laga itu ke FIFA.

Afrika Selatan hanya membutuhkan satu poin melawan Ghana untuk mengamankan tempat di babak ketiga (play-off) kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika.

Tetapi mereka malah kalah 0-1 dari Ghana yang dianugerahi penalti kontroversial, yang kemudian mengakhiri harapan Afsel bermain di Qatar tahun depan.

Kepala Eksekutif SAFA, Tebogo Mothlante mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan protes resmi dan mereka merasa ‘dirampok’ oleh keputusan tersebut.

“Ofisial pertandingan telah memutuskan pertandingan, yang seharusnya tidak terjadi,” kata Tebogo Mothlante.

“Kami akan menulis surat kepada CAF [Konfederasi Sepak Bola Afrika] dan [badan pengatur dunia] FIFA – pertama untuk menyelidiki bagaimana permainan itu ditangani dan kedua untuk menantang beberapa keputusan ini.”

“Kami sudah mendaftar ke komisaris pertandingan bahwa kami akan mengajukan aduan resmi.”

“Kami sangat kecewa dengan tindakan mereka dan kami tidak bisa membiarkannya menghancurkan para pemain – ketika kami memiliki kesempatan untuk menantang, kami akan menantang.”

“Kami merasa sangat dirampok karena ini bukan insiden penalti yang terisolasi. Hanya ada banyak keputusan yang dipertanyakan oleh ofisial pertandingan dan kami akan meminta ahli untuk membedah insiden lain, sehingga kami dapat membuat kasus yang kuat.”

Sementara laporan BBC, FIFA mengkonfirmasi bahwa mereka akan menindaklanjuti protes Bafana Bafana, yang telah meminta agar digelar pertandingan ulang.

FIFA mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan kepada Athletic yang mengatakan:

“FIFA telah menerima keluhan dari FA Afrika Selatan sehubungan dengan masalah ini dan akan meninjaunya. Harap dipahami bahwa kami tidak dapat berkomentar lebih jauh pada tahap ini,” pernyataan resmi FIFA. (fat/pojoksatu)

Pos terkait