Gelar KKG-MI, Guru Madrasah Dituntut Lebih Inovatif

  • Whatsapp
guru
Pelatihan Kelompok Kerja Guru jenjang Madrasah Ibtidaiyah terus digalakan guna meningkatkan kualitas dan profesionalits guru utnuk lebih inovatif. Foto:ist

PALEMBANG – Guna meningkatkan Kompetensi dan Profesionalitas, Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG-MI), yaitu KKG MI Kota Palembang 0001, menggelar  Pelatihan Kelompok Kerja Guru  jenjang Madrasah Ibtidaiyah  Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Kegiatan dipusatkan di Gedung PT Erlangga pada Kamis (2/12/2021), diikuti 20 peserta. Sebelumnya, kegiatan sama dilaksanakan pada 11 November lalu

di Ballroom Golden Sriwijaya dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang H. Deni Priansyah, M. Pd., M.M.

“Ini merupakan kegiatan perdana yang dilasanakan pada 2021. Tujuannya meningkatkan kapasitas dan kapabelitas bagi guru, sehingga dalam menjalankan tugas keseharianya lebih baik lagi dan lebih inovatif”, ungkap Ketua KKG MI Kota Palembang Sumatera Selatan 0001 Kusumawati, S.Pd.I., M.Pd Kamis (9/12/2021).

Dikatakan, ke depan, kegiatan ini akan menjadi program prioritas. Karena, melalui KKG MI, maka kualitas dan profesionalitas guru akan terus dipacu. “Sebagai insan pendidik, pelatihan dalam peningkatan kompetensi sangat penting. Bahkan, harus terus menjadi program prioritas ke depannya,” tambahnya.

Kegiatan ini sendiri, melibatakan juga 25 orang peserta dari KKG 0002  Kota Palembang yang diketuai oleh Sella, S.Pd.I, sebagai, nara sumber pada kegiatan ini Dr. Kun Sriwardani, M.Pd dari DKI Jakarta dengan materi pelaporan kegiatan KKG dalam bentuk Best practice.

KKG MI 0001 dibuka langsung H. Deni Priansyah, M.Pd., M.M selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang. Dalam sambutannya Deni mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan panitia. Kegiatan ini merupakan hal yang baik dan layak dijadikan contoh bagi KKG lainnya.

“Kita selayaknya bersyukur bapak dan ibu guru yang hadir pada hari ini, dapat mengaikuti kegiatan ini, mengingat keterbatasan yang diberikan oleh Kemanag RI jadi tidak semua guru atau KKG mendapat kesemapatan pada tahun 2021,” terangnya.

Selain membuka kegiatan,  Deni juga memberi materi terkait Kebijakan dan Pengembangan Keprofesian  Berkelanjutan untuk guru, yang tergabung dalam KKG 0001 yang digawangi Kusumawati dan KKG 002 dimotori oleh Sella, S.Pd.I.

Materi menitikberatkan pada Penguatan Sistem untuk mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan serta Kebijakan dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk guru, diakhir Materi Kakankemenag menyebut bahwa MEQR adalah Realizing Education’s Promise, Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform –MEQR)

“Dimana bertujuan untuk meningkatkan mutu pengelolaan dan layanan pendidikan pada Kementerian Agama. Proyek ini dilaksanakan dalam waktu lima tahun, dimulai dengan pelaksanaan proyek pada awal tahun 2020 dan berakhir pada tahun 2024. Pelaksanaan proyek didanai oleh Bank Dunia, masing-masing KKG menerima bantuan sebesar Rp. 15. Juta. Proyek ini akan dilaksanakan di seluruh Indonesia; 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota,” sebut Kakankemenag Kota Palembang.

Sebagai penghargaan dari Kementerian Agama Kota Palembang, Ketua KKG MI Kota Palembang Sumatera Selatan 0001 ibu Kusumawati menerima plakat sebagai penghargaan atas suksesnya penyelenggaraan pelatihan KKG MI tingkat kota Palembang. (rils/01)

Pos terkait