Keren, PKM Fisika UIN Latih Peserta Membuat Sensor Cuci Tangan

  • Whatsapp
Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika UIN Raden Fatah Palembang melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di MA Al-Fatah Palembang dengan tema Pelatihan Pembuatan Sensor Cuci Tangan . Foto: istimewa

Upaya Gerakan Hidup Sehat Penerapan 3M

Bacaan Lainnya

PALEMBANG – Masa pandemi berdampak pada perubahan prilaku yang harus diperhatikan. Salah satunya, patuh dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) 3M (mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker dan mejaga jarak).

Selaras dengan hal itu, Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika UIN Raden Fatah Palembang melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di MA Al-Fatah Palembang dengan tema Pelatihan Pembuatan Sensor Cuci Tangan (Pengenalan Komponen Dasar Elektronika) sebagai Upaya Gerakan Hidup Sehat Penerapan 3M.

Kegiatan sendiri berlangsung dua hari sejak 10 hingga 11 Juni 2021, diikuti pra garu di lingkungan MA Al-Fatah. “Berbicara masalah Prokes, kita faham bahwa setiap instansi melakukan upaya penyediaannya. Seperti fasilitas sarana untuk memenuhi Prokes masa pandemi seperti ini. langkah ini untuk memutus penyebaran mata rantai virus Covid-19,” ujar Dr. Muhammad Win Afgani, S.Si., M.P Ketua Prodi Pendidikan Fisika UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (17/6/2021).

Masa kata dia, dengan kahdiran sensor cuci tangan ini, siswa ampun siswi MA Al-Fatah Palembang dipersilahkan menggunakan fasilitas laboratorium, baik di Kampus A dan Kampus B Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang. “Dengan PKM ini, diharapkan dapat memberi pengetahuan baru dlam upaya peningaktan produktivitas kegiatan pendidikan. Bagaimanapun juga, PKM ini sangat bermanfaat bagi sumbangsih pengetahuan di duni pendidikan,” terangnya.

M. Jhoni, M.Pd selaku narasumber kegiatan mengatakan, komponen elektronika terbagi menjadi komponen elektronika pasif dan aktif. Semuanya kata dia, memiliki fungsi masing-masing. “Dengan adanya pelatihan ini, maka peserta PKM akan lebih mengetahui secara detail fungsi keduanya. Begitu juga dalam hal biaya pembuatan satu paket alat cuci tangan menggunakan sensor,” imbuhnya. Materi PKM juga disampaikan Herma Widya, M.Pd sekaligus mendemonstrasikan alat yang dibuat.

Sementara, Khairul Anwar, M.Pd.I, Kepala Sekolah MA Al-Fatah Palembang menyampaikan terima kasih kepada dosen Pendidikan Fisika UIN Raden Fatah Palembang yang telah memilih MA Al-Fatah sebagai lokasi untuk melaksanakan kegiatan PKM. “Semoga Pendidikan Fisika UIN Raden Fatah Palembang menjadi mitra untuk kegiatan selanjutnya di MA Al-Fatah,” pungkasnya. (asa/fs/01)

Pos terkait