SMK PGRI 2 Gelar Workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan

  • Whatsapp
workshop
Narasumber Yayang Ajeng Mardiah memebrikan materi pada kegiatan Workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan SMK Pusat Keunggulan di SMK PGRI 2 Prabumulih

SEBAGAI sekolah yang dipercaya menjadi Sekolah Pusat Keunggulan, SMK PGRI 2 Prabumulih terus melakukan upaya inovasi dan membekali para guru dan duta di sekolah. Tujuannya menjadi unggul seperti status sekolah, sebagai Pusat Keunggulan. 

Kali ini, sekolaah yang beralamat di Jalan Kapten Abdullah ini, menggelar Workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan SMK Pusat Keunggulan, dilaksanakan Sabtu (13/11/2021). Kegiatan diikuti para duta perundungan, serta bapak ibu guru SMK PGRI 2 Prabumulih.

Ada dua narasumber kompeten yang mengisi workshop ini, yaitu Yayang Ajeng Mardiah SPsi MSi dari Unsri dan Dian Isyarini Pemiluwati MPd SMKN 1 Tegal Ampel Bondowoso.

Materi yang disampaikan narasumber pertama adalah terkait penguatan ekosistem gerakan sekolah menyenangkan khusus untuk guru SMK PGRI 2 Prabumulih. Menurut Yayang, serakan sekolah menyenangkan (GSM) adalah gerakan akar rumput yang membangun kesadaran guru-guru, kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan. Langkah ini untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak menuju pendidikan yang lebih memanusiakan dan memerdekakan.

Kenyataannya mindset guru-guru, masih berorientasi pada ke tuntaskan materi kurikulum, bukan pada proses berfikir kritis dan membangun penalaran atau thinking dan responding. 

Guru cenderung mengisi murid dengan pengetahuan bukan menonton kodrat dan kebudayaan murid, sehingga melahirkan fashion talenta terbaiknya. Guru juga banyak yang takut melakukan hal-hal baru mereka dijajah birokrasi, administrasi sehingga belum benar-benar merdeka dan mind set guru lainnya yaitu guru takut berubah karena tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan butuh knowledge, skills baru.

“Melalui workshop ini, kita mengajak guru untuk lebih inovatif dalam menyampaikan kegiatan pembelajaran. Melalui Duta perundungan juga para siswa diharapkan mampu menyampaikan pentingnya belajar kepada para siswa di Sekolah. Jangan sampai terjebak pada zona nyaman, hingga menghancurkan masa depan,” ujarnya.

Apa yang terjadi dalam dunia pendidikan  saat ini? banyak siswa tidak menikmati sekolah untuk mengembangkan passion, dan talent terbaiknya. Guru yang tidak bergairah mengajar sama saja dengan mengajak murid males belajar. 

“Kita kembali mengutip kata bijak Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh Pendidikan Nasional, bahwa mendidik anak adalah menuntun segala kekuatan, kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan kebermanfaat dan bagi dirinya, bangsanya dan masyarakatnya juga untuk kebahagiaan yang setinggi-tingginya,” tandasnya.

Para siswa juga perlu dilatih agar kuat dan sehat. kelola tingkat stress, rasa tidak tertekan, rasa kebahagiaan rasa nyaman, tidur yang memadai, ketenangan, olahraga dan makan nutrisi yang cukup. “Karena merdeka belajar itu adalah orang yang mengatur sendiri tujuan cara dan penilaian belajarnya,” ujar Suhada penanggung jawab program sekolah pusat keunggulan.

Sementara Kepala sekolah SMK PGRI 2 Prabumulih Heny Wahyuni SE SPd MPd menyampaikan, melalui kegiatan Bimtek ini maka kedepannya diharapkan para guru dan duta perundungan, dapat segera menerapkan ilmu yang sudah didapat dan diberikan oleh narasumber. Sehingga peserta didik semakin semangat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah

“Semoga dengan adanya Workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan dengan tag line berubah, berbagi dan kolaborasi ini, SMK PGRI  2 Prabumulih dapat lebih menyenangkan, dan para siswa merasa nyaman di lingkungan sekolah dan menjadikan Sekolah sebagai rumah kedua,” tandasnya. (05)

Pos terkait