Tahun Ini Talud Sungai Kelekar Bakal Dibangun

  • Whatsapp
Tim verifikator BNPB didampingi Kadis PUPR dan Kadis BPBD meninjau talud bakal dibangun tahun ini.

Usulan Dana Pusat Rp 50 M, Bakal Kembali Masuk Prabumulih

Bacaan Lainnya

PRABUMULIH – Tim verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun ke Prabumulih, diketuai Kasubdit Inventarisasi dan Analisa Kebutuhan, Syavera ST MT guna memverifikasi usulan Pemerintah kota (Pemkot) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) terkait pembangunan talud Sungai Kelekar. Lalu, Rehab Jembatan Lubuk Guo, Rehab Jembatan Terputus karena banjir dan lainnya.

Informasi dihimpun awak media, jika disetujui BNPB setidaknya Rp 50 miliar akan masuk ke Prabumulih dalam bentuk program pembangunan talud Sungai Kelekar dan Jembatan, tahun ini.

Kepala Dinas PUPR, H Beni Akbari ST MM dikonfirmasi membenarkan hal itu. Kalau Tim Verifikasi BNPB, sudah turun dan meninjau usulan program pembangunan sebagai upaya penanggulangan dampak banjir.

“Banjir kerap kali terjadi, jika Sungai Kelekar meluap. Bisa diatasi, jika talud dibangun di sepanjang Sungai Kelekar. Selain itu, juga dibangun jembatan Lubuk Guo, juga dampak karena banjir mengalami kerusakan,” terang Beni, sapaan akrabnya akhir pekan ini. Kepala BPbD kota prabumulih Sriyono juga menyampaikan hal serupa ini.

Ia melanjutkan, usulan pembangunan tersebut menelan biaya sekitar Rp 50 miliar. Dan, BNPB sudah memberikan sinyal positif untuk merespon pembangunan usulan Pemkot dalam upaya penanganan banjir di Kota Nanas ini.

“Kalau finalnya, kita belum tahu berapa direalisasikan nantinya. Yang jelas, usulan kita sudah direspon positif dan menunggu realisasi tindaklanjut pembangunannya,” bebernya.

Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM juga sangat berharap, masalah banjir Sungai Kelekar kerap kali terjadi dengan dibangunnya talud sepanjang sungai tersebut.

“Harapan kita, usulan tersebut bisa disetujui. Sehingga, talud Sungai Kelekar dibangun dan masalah banjir bisa teratasi,” terangnya.

Ungkapnya, Prabumulih ini dengan APBD sedikit terus membangun daerah. Caranya, memohon bantuan Pemerintah pusat salah satu melalui BNBP, guna membangun infrastruktur penanganan dan penanggulangan di Kota Nanas ini. “Dengan anggaran dari BNPB, cukup membantu Prabumulih dalam penanganan banjir,” pungkasnya. (03)

Pos terkait