Terkait Penutupan Jalan Sudirman Patih Galung, Petugas Lakukan Rekayasa Lalin

  • Whatsapp
Satlanta bersama Dishub dan terkait melakukan peninjauan ke sekitar proyek pembangunan Flyover Patih Galung, guna melakukan rekayasa lalin terkait penutupan jalan Senin ini. Foto : Ist/Prabupos

PRABUMULIH – Sebelum dilakukan penutupan jalan, terkait proyek pembangunan flyover pada Senin in, 20 September 2021. Satlantas dan Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin) bersama pihak terkait. Sebelumnya, juga telah dilakukan rapat bersama guna mempersiapkan penutupan jalan tersebut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswanti SH SIk MH melalui Kasat Lantas, AKP Lastari menerangkan, siap mendukung program pemerintah karena adanya pembangunan proyek flyover.

Bacaan Lainnya

“Di sini akan ada penutupan jalan, seluruh kendaraan roda empat tidak lagi boleh melintas. Rekayasa lalin kita lakukan, mulai dari Tugu Air Mancur belok ke kiri langsung ke Tugu Tani keluar ke Simpang Tugu Nanas,” ujarnya kepada awak media, akhir pekan ini.

Sementara itu, kata Lastari sebaliknya dari arah Muara Enim. Tidak lagi masuk ke Jalan Sudirman Patih Galung, tetapi langsung masuk ke Jalan Lingkar sebagai jalan alternatir. “Senin ini, Jalan Sudirman Patih Galung resmi ditutup. Karena, adanya proyek pembangunan flyover,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Martodi HS SH MM menjelaskan, untuk pengalihan arus. Agar kendaraan roda empat, tidak lagi melintasi Jalan Sudirman telah dipasang rambu-rambu di Simpang Tugu Air Mancur, Simpang Bawah Kemang, Tugu Tani, dan Tugu Nanas.

“Besok (hari ini, red), Jalan Sudirman Kelurahan Patih Galung resmi ditutup. Kendaraan roda empat baik dari arah Muara Enim dan Palembang, tidak bisa lagi melintas. Jika ingin melintas melalui Jalan Lingkar,” terangnya.

Sambung Martodi, penutupan jalan ini akan dilakukan sekitar setahun hingga proyek pembangunan flyover selesai, dijadwalkan pada Nopember 2022 mendatang. “Kita mohon dimaklumi, guna mempercepat proyek pembangunan flyover merupakan bantuan pemerintah pusat,” tukasnya.

Terpisah, Perwakilan BPBPJN, Zaki menerangkan, pengerjaan proyek pembangunan flyover dilakukan 1 tahun 3 bulan. Kata dia, selama proyek berlangsung kendaraan roda empat tidak bisa melintas. “Hingga proyeknya selesai pada Nopember 2022,” terangnya. (03)

Pos terkait